Minggu, 08 Juli 2018

SIAPA YANG TERDAHULU DAN TERAKHIR???

Renungan Harian dari Almanak HKBP
Sabtu, 10 Februari 2018

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

Markus 10:31, Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.


Orang percaya akan mencari kemakmuran dan hidup kekal selama di dunia ini kepatuhan dan ketaatannya akan firman Allah. Sehebat apapun kita dan sepintar apapun kita, kemakmuran yang kita dapatkan pada saat ini belum dapat menjamin sebuah kemakmuran dimasa depan, begitu juga memperoleh hidup kekal. Sering juga kita dengar bahwa lebih muda fajar masuk lubang jarum dari pada orang kaya masuk surga. Pernyataan ini, mau mengarahkan kita kepada firman Allah yang menegaskan untuk menanggalkan sifat keduniawian kita. Apalagi ketika kita akan mengikut Allah di dalam hidup kita ini, kita hati meninghalkan segala sesuatunya dan fokus untuk mengikuti Allah. Sungguh sangat berat apabila kita serius untuk mengikut Allah di dunia ini. Melalui renungan pagi ini kita diingatkan bagaiamana kesetiaan kita mengikuti Allah?
Saudaraku kekasih, Petrus yang mewakili para rasul menyatakan komitmen seorang pengikut Yesus. Perkataan yang di sampaikan oleh Petrus adalah fakta bukan sebuah pendapat pribadi. Bahkan yang paling radikal faktanya adalah pengikut Yesus harus meninggalkan semuanya yang ada padanya. Sepintas kita berpikiran bahwa ini hal yang konyol, sebab sejauh ini kita sudah berusaha untuk apa yang kita miliki namun dengan pernyataan ini semuanya itu menjadi sia-sia. Tetapi Yesus datang kepada mereka untuk meneguhkan hati mereka pengikut Kristus. Allah menyatakan pemeliharaan kepada mereka yang melakukan firman Allah dan setia kepada perintah Allah. Pertama tadi dikatakan bahwa akan memperoleh kemakmuran dan yang kedua adalah memperoleh hidup kekal. Bagaumanakah untuk memperoleh itu semua? Kita harus fokus pada perintah Allah saja, fokus pada firman Allah saja, tidak pada dunia ini. Fokus untuk melayani bukan dilayani, sebab banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu. Kuncinya adalah melayani, mengapa kita harus melayani? Sebab kita lebih dahulu dilayani oleh Allah.
Saudaraku kekasih, sungguh indah firman Allah pada hari ini, juga diajak untuk fokus pada perintahNya saja, fokus melayani bukan dilayani. Ketika yang dua ini menjadi andalan hidup kita maka kita akan memperoleh kemakmuran dan hidup kekal dari Allah. Kehebatan kita di dunia ini baiklah kita pergunakan untuk melayani orang lain bukan untuk dilayani oleh orang lain. Itulah makna yang dikatakan oleh Yesus kepada murid-muridNya: Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu. Oleh karena itu kesombongan, keangkuhan, kejahatan marilah kita tinggalkan untuk meraih kesejahteraan, kemakmuran dan hidup kekal dari Allah melalui pelayanan kita yang didasarkan pada pemahaman melayani, kemudian fokus pada perintah dan arahan Allah di dalam kehidupan kita masing-masing. Sehingga semuanya itu akan membuktikan kita kepada orang yang terdahulu dihadapan Allah. Amin
HAPPY WEEKEND
Selamat beraktivitas untuk kita semua
Salam Marturia
Pdt. Anna Vera Pangaribuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CINTA UANG

Renungan Harian dari Almanak HKBP Rabu, 11 Juli 2018 Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai ...